Kamis, 01 Mei 2014

Potongan         
               
          Untuk memperlihatkan bagian dalam yang berongga dari benda padagambar, seperti lubang bor dipergunakan gambar potongan (section ), sehinggadihasilkan gambar dengan 

Baca Selengkapnya...

Potongan

         Untuk memperlihatkan bagian dalam yang berongga dari benda padagambar, seperti lubang bor dipergunakan gambar potongan (section ), sehinggadihasilkan gambar dengan bentuk yang lebih jelas karena garis putus–putusberubah menjadi garis tebal. Jika tidak membantu pada gambar potongan, garisyang terhalang tidak perlu digambar.

1. Terjadinya Gambar Potongan

A.Potongan seluruh (potongan dalam satu bidang)

Terjadinya gambar potongan seluruh diperlihatkan pada gambar.




 
Gambar 1 Terjadinya potongan seluruh

Catatan :

Apabila digambar dengan pandangan lain, maka gambar pandangan tersebut tetap utuh (proyeksi yang tidak dipotong), seperti diperlihatkan pada gambar.
Perubahan garis dari gambar pandangan ke gambar potongan diperlihatkanoleh A.
Bagian pejal yang terpotong diberi garis arsir B.




  Gambar 2 Potongan seluruh dengan pandangannya

B.Potongan setengah

Gambar potongan setengah hanya berlaku untuk gambar simetri,sehingga sebagian merupakan gambar potongan dan sebagian lagi gambarpandangan, lihat gambar (3): 

 
Gambar 3 Terjadinya potongan setengah Catatan :
 
Sisi lubang yang digambar hanya yang tampaknya saja (A);
Bagian pejal yang terpotong diarsir (B);
Garis putus–putus tidak perlu digambar lagi, karena gambar sudah jelas (C);
Batas potongan digambar oleh garis rantai tipis titik tunggal (D). 

Untuk lebih lengkapnya silahkan download materi Gambar Potongan dalam bentuk power pointberikut ini
Password : rea-bangun.blogspot.com
http://www.sharebeast.com/mqmd3lib0itr

 Sumber sudah ada pada power Point